
Penyebab cat tembok menggelembung – Pernahkah Anda berjalan melewati ruang tamu dan tiba-tiba menyadari ada sesuatu yang aneh pada dinding rumah Anda? Permukaan dinding yang tadinya mulus dan rata, kini terlihat memiliki benjolan-benjolan kecil menyerupai kulit yang melepuh. Ketika disentuh, benjolan tersebut terasa kopong atau lunak.
Kondisi ini biasa disebut dengan istilah blistering atau cat menggelembung. Selain membuat tampilan rumah menjadi terkesan kumuh dan tidak terawat, cat yang menggelembung sering kali menjadi sinyal awal adanya kerusakan yang lebih serius pada struktur dinding Anda.
Jangan buru-buru menyalahkan merek cat yang Anda gunakan. Sering kali, masalahnya bukan pada kualitas catnya, melainkan pada kondisi dinding atau proses aplikasinya. Artikel ini akan mengupas tuntas apa saja penyebab cat tembok menggelembung dan langkah konkret untuk memperbaikinya agar tidak terulang kembali.
Apa Sebenarnya Penyebab Cat Tembok Menggelembung?
Untuk memperbaiki masalah hingga ke akarnya, kita harus tahu dulu pemicunya. Secara teknis, cat menggelembung terjadi karena lapisan cat kehilangan daya rekatnya (adhesion) terhadap permukaan dinding. Lapisan cat tersebut terangkat dan menjebak udara atau air di dalamnya.
Berikut adalah beberapa faktor utama yang menjadi penyebab cat tembok menggelembung:
1. Kelembapan Tinggi
Ini adalah penyebab paling umum di Indonesia yang beriklim tropis. Air atau uap air yang terperangkap di dalam dinding berusaha keluar (menguap). Karena terhalang oleh lapisan cat yang kedap, uap air tersebut mendorong lapisan cat hingga melar dan membentuk gelembung.
Kelembapan ini bisa berasal dari:
- Kebocoran Pipa: Ada pipa air yang rembes di dalam tembok.
- Rembesan Hujan: Dinding luar retak sehingga air hujan meresap ke dalam.
- Rising Damp: Air tanah yang naik ke pori-pori dinding (kapilaritas).
2. Penggunaan Cat yang Tidak Tepat
Penggunaan cat yang tidak sesuai dengan jenis permukaan dinding bisa menyebabkan masalah ini. Misalnya, menggunakan cat tembok biasa pada area yang rawan lembap tanpa pelapis waterproofing. Cat yang tidak memiliki daya tahan terhadap kelembapan akan cepat rusak, menyebabkan gelembung-gelembung di permukaan dinding.
3. Kebocoran dari Dalam Dinding
Kadang-kadang, masalah kebocoran pada pipa atau sistem saluran air di dalam dinding dapat menyebabkan air meresap ke dalam dinding dan membuat cat menggelembung. Kebocoran ini bisa berasal dari saluran pipa yang bocor atau masalah struktural pada bangunan.
4. Dinding Belum Kering Sempurna Saat Dicat
Apakah Anda atau tukang cat terlalu terburu-buru saat proses pengecatan? Mengecat dinding plesteran atau acian baru yang belum kering total (belum mencapai curing time 28 hari) akan menjebak kadar air yang tinggi di dalamnya. Akibatnya, cat pasti akan menggelembung dalam hitungan bulan.
5. Permukaan Dinding Kotor
Mengecat di atas permukaan yang berdebu, berminyak, atau berkapur tanpa dibersihkan terlebih dahulu akan membuat cat baru tidak bisa menempel ke dinding. Cat hanya menempel pada debu, sehingga mudah lepas dan menggelembung.
6. Paparan Panas Ekstrem
Mengecat dinding eksterior saat matahari sedang terik-teriknya juga berisiko. Pelarut dalam cat akan menguap terlalu cepat sebelum cat sempat mengikat kuat ke dinding, menyebabkan terbentuknya gelembung udara panas di bawah lapisan cat (heat blistering).
Solusi Mengatasi Cat Tembok yang Menggelembung
- Perbaiki Sumber Kelembapan
Jika kelembapan menjadi penyebab utama cat tembok menggelembung, langkah pertama adalah memperbaiki masalah kelembapan di area tersebut. Pastikan ventilasi yang cukup atau gunakan dehumidifier untuk mengurangi kadar kelembapan di ruangan. Jika masalah berasal dari kebocoran pipa, segera lakukan perbaikan pada saluran air yang bocor. - Gunakan Cat yang Tahan Air dan Berkualitas
Agar dinding tetap terjaga dari kelembapan dan mencegah masalah menggelembung pada cat, gunakan cat yang memiliki daya tahan tinggi terhadap air dan cuaca ekstrem. Cat, Waterproofing OYU-908: Cat Anti Bocor/ Waterproof Transparan Tahan Sinar UV adalah pilihan tepat yang dapat membantu melindungi dinding dari kerusakan lebih lanjut. Cat ini tidak hanya tahan terhadap air, tetapi juga tahan terhadap sinar UV, menjaga dinding Anda tetap awet dan terlindungi. - Pastikan Dinding Kering Sebelum Pengecatan
Sebelum melakukan pengecatan, pastikan dinding dalam kondisi kering. Jika dinding sebelumnya terkena air, biarkan dinding mengering terlebih dahulu. Pengecatan pada dinding yang masih lembap hanya akan memperburuk kondisi dan menyebabkan cat menggelembung. - Gunakan Primer Sebelum Mengecat
Penggunaan primer yang tepat sebelum pengecatan dapat membantu meningkatkan daya rekat cat pada permukaan dinding, mencegah cat menggelembung dan memperpanjang usia cat tersebut. Pilih primer yang sesuai dengan jenis dinding dan cat yang akan digunakan.
Cara Memperbaiki Cat Menggelembung dengan Benar
Jika dinding Anda sudah terlanjur menggelembung, jangan sekali-kali langsung menimpanya dengan cat baru! Itu hanya akan membuang uang karena gelembung akan muncul lagi.
Ikuti langkah perbaikan berikut ini:
Kerok Habis (Scraping)
Gunakan kape untuk mengupas seluruh bagian cat yang menggelembung. Kupas area tersebut hingga agak melebar ke bagian yang catnya masih kuat untuk memastikan tidak ada bibir cat yang terangkat.
Bersihkan dan Keringkan
Setelah dikerok, amplas permukaan dinding hingga bersih dari sisa cat lama. Bersihkan debunya dengan lap basah, lalu biarkan dinding kering sempurna.
Tips: Jika dinding terasa lembap, cari tahu dulu sumber kebocorannya dan perbaiki. Dinding harus dalam keadaan kering total sebelum dilapisi lagi.
Berikan Lapisan Dasar (Primer/Sealer)
Gunakan cat dasar (alkali sealer) untuk menetralkan pH semen dan meningkatkan daya rekat cat baru.
Perlindungan Akhir yang Maksimal
Setelah dinding diperbaiki dan dicat ulang sesuai warna yang Anda inginkan, bagaimana cara mencegah air hujan masuk lagi dan merusak cat dari luar? Atau bagaimana jika Anda ingin melindungi dinding luar tanpa mengubah warna cat barunya?
Solusi cerdasnya adalah dengan mengganti pelapis biasa dan menggunakan Cat, Waterproofing OYU-908: Cat Anti Bocor/ Waterproof Transparan Tahan Sinar UV.
Mengapa Harus Menggunakan OYU-908?

Untuk melindungi rumah Anda dari masalah cat menggelembung yang disebabkan oleh kelembapan atau kebocoran, Cat, Waterproofing OYU-908: Cat Anti Bocor/ Waterproof Transparan Tahan Sinar UV adalah pilihan terbaik. Selain menawarkan perlindungan optimal terhadap kelembapan, cat ini juga memiliki ketahanan terhadap sinar UV, yang membuatnya lebih tahan lama di luar ruangan. Dengan menggunakan cat ini, Anda dapat memastikan bahwa dinding rumah tetap terlindungi dan awet lebih lama.
Kesimpulan
Cat dinding yang menggelembung memang menjengkelkan, tetapi itu adalah cara rumah Anda memberi tahu bahwa ada masalah kelembapan yang harus diatasi. Jangan abaikan tanda ini.
Memahami penyebab cat tembok menggelembung adalah langkah awal perbaikan. Pastikan Anda memperbaiki sumber kelembapan, membersihkan dinding dengan benar, dan yang terpenting, berikan perlindungan ekstra pada lapisan terluar dinding Anda.
Dengan menambahkan lapisan pelindung transparan seperti OYU-908, Anda tidak hanya mempercantik rumah, tetapi juga memperpanjang umur dinding dan menghemat biaya perawatan jangka panjang. Rumah cantik, hati pun tenang.
Lindungi Keindahan Cat Dinding Anda Sekarang Juga!
Jangan biarkan hasil pengecatan ulang Anda sia-sia dan kembali rusak karena cuaca ekstrem. Berikan perlindungan terbaik agar dinding tetap mulus, kering, dan bebas gelembung. Segera lapisi dinding luar rumah Anda dengan Cat, Waterproofing OYU-908: Cat Anti Bocor/ Waterproof Transparan Tahan Sinar UV. Produk ini adalah investasi cerdas untuk menjaga estetika rumah tanpa mengubah warna aslinya.Anda bisa mendapatkan produk asli dan terjamin kualitasnya dengan mengunjungi website resmi kami di OYU Waterproofing Indonesia. Butuh konsultasi mengenai cara aplikasi atau ingin memesan langsung dengan respon cepat? Tim ahli kami siap membantu Anda melalui WhatsApp di 0822-2429-0970.